Mahasiswa Akuntansi Syariah Belajar Pajak ke DJP Daerah Istimewa Yogyakarta

Sleman, 19/05/2023. Mahasiswa Program Studi Akuntansi Syariah FEBI UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melakukan kunjungan dan pembelajaran langsung tentang Pajak di Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak (DJP) DIY. Lebih dari 120 mahasiswa mengikuti kegiatan yang dilakukan pada hari Jumat, 19 Mei 2023.
Tepat pukul09.00 acara dibuka dengan sambutan oleh Ketua Program Studi Akuntansi Syariah, dalam sambutannya menyatakan bahwa kegiatan yang dilaksanakan merupakan salah satu upaya untuk menambah pengetahuan mahasiswa Akuntansi Syariah yang telah menempuh mata kuliah perpajakan untuk lebih mengetahui update peraturan perpajakan terbaru dalam Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan (UU HPP). Diharapkan, kegiatan ini dapat menunjang pengetahuan mahasiswa dalam mempersiapkan karir mahasiswa.
Sambutan pembuka kedua, disampaikan oleh Kepala Bidang P2Humas Kanwil DJP DIY Bapak Agung Subchan Kurnianto. Dalam sambutannya, beliausangat senang dengan kegiatan kuliah umum perpajakan. Sebagai bagian dari tugas dan fungsi dari Kantor Wilayah DJP yaitu memberikan penyuluhan kepada masyarakat, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan meningkatkan kesadaran bagi generasi muda untuk melek pajak. Selain itu, beliau juga berharap agar mahasiswa FEBI UIN Sunan Kalijaga dapat lebih banyak terlibat dalam program-program sadar pajak yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pajak.
Menariknya, dengan ramah dan luwes, pemateri memberikan materi-materi seputar pajak. Materi yang disampaikan terkait dengan manfaat pajak, struktur organisasi, tugas dan fungsi dari Direktorat Jenderal Pajak serta materi mengenai update Undang-undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan yang disusun pada tahun 2022. Penyampaian materi dan diskusi berjalan dengan asyik dan menyenangkan. Terakhir sesi photo bersama dilakukan saat selesai sharing session. Dan hari Jumat, 19 Mei 2023, Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak DIY menjadi berwarna hijau oleh almamater UIN Sunan Kalijaga. Akhirnya dengan pemahaman hukum pajak yang lebih komprehensif, semua ikut serta membangun negeri.